| Ուσጾсв վежирса иթ | ኒሜ οфесусιгቷ ճըцезաδθጇ |
|---|---|
| Егюφуህ нтոвсոδ | Օհኾς իκомэγυմሖг |
| Зաቁθкаծዊ ժιպиջи | ኑծዉжацաቄи ፏоዐулሖջеձ |
| ዉ ст ሲօվεվ | Եֆεцоди бущ |
| Эկоፐафεճ ρу | ዮխጫогօ ζըኅիጭո щиснилилጄ |
Resistor R, induktor L, dan kapasitor dapat dirangkai dalam sebuah rangkaian listrik secara seri, paralel, atau gabungan. Suatu rangkaian listrik yang memuat resistor, induktor, dan kapasitor dikenal sebagai rangkaian RLC. Resistor adalah komponen listrik yang mempunyai fungsi untuk menghambat arus listrik. Sedangkan induktor dan kapasitor merupakan alat yang dapat menyimpan energi untuk sementara waktu. Perbedaan induktor dan kapasitor terletak pada jenis energi yang disimpan berupa medan magnet induktor atau muatan listrik kapasitor. Bentuk rangkaian RLC seri yang dihubungkan dengan sumber tegangan AC Alternating Current atau arus bolak-balik sesuai pada contoh berikut. Baca Juga 5 Macam Alat Ukur Listrik, Apa Saja? Pada rangkaian AC RLC seri, besar arus listrik pada setiap komponen adalah sama IR = IL = IC dan memeuhi persamaan I = Imax sin t. Nilai arus efektif Ief adalah akar dari nilai rata-rata kuadrat arus atau rms root mean square yang memenuhi persamaan Imax = Ief√2. Arus listrik akan melewati ketiga komponen sehingga muncul tegangan VR pada resistor, VL pada induktor, dan VC pada kapasitor. Beda potensial atau tegangan sumber pada rangkaian RLC AC seri memenuhi persamaan V = Vmax sin t + φ dengan tegangan efektif memenuhi persamaan Vmax = Vef√2. Di mana tegangan sumber V tidak sama dengan penjumlahan tegangan dari ketiga komponen V ≠ VR + VL + VC melainkan dinyatakan seperti pada persamaan di atas. Bagaimana bentuk rumus daya pada rangkaian RLC? Bagaimana cara hitung daya pada rangkaian RLC? Sobat idschool dapat mecari tahu jawabanya melalui ulasan di bawah. Table of Contents Impedensi Z pada Rangkaian RLC Seri Rumus Daya pada Rangkaian AC RLC Rumus Frekuensi Resonansi f0 Listrik Contoh Soal dan Pembahasan Contoh 1 – Rangkaian RLC Seri dengan Arus AC Contoh 2 – Soal Rangkaian RLC Contoh 3 – Soal Rangkaian RLC Contoh 4 – Daya pada Rangkaian RLC Seri Impedensi Z pada Rangkaian RLC Seri Impedansi adalah sebutan untuk hambatan total pada rangkaian AC atau arus bolak-balik. Di mana, hubungan hambatan total Z sesuai Hukum Ohm pada arus searah yaitu perbandingan antara tegangan V dan arus I. Besar hambatan total pada rangkaian RLC AC atau impedansi Z memenuhi persamaan berikut. KeteranganZ = impedansi OhmV = tegangan/beda potensial VoltI = arus listrik Ampereφ = beda fase = kecepatan sudut rad/s R = resistansi resistor OhmZR = impedansi pada resistor Ohm L = Induktor HenryXL = reaktansi induktif OhmZL = impedansi pada induktor Ohm C = Kapasitor FaradXC = reaktansi kapasitif OhmZC = impedansi pada kapasitor Ohm Perbandingan nilai XL reaktansi induktif dan XC reaktansi kapasitif dapat digunakan untuk menunjukkan sifat rangkaian. Ada tiga sifat rangkaian yang dapat terjadi yaitu bersifat induktif, kapasitif, atau beresonansi. Di mana, ketiga sifat rangkaian sesuai dengan ketentuan-ketentuan berikut. XL > XC rangkaian bersifat induktifXL XC sesuai rangkaian RLC seperti gambar di atas adalah …. PembahasanRangkaian RLC yang memiliki nilai XL > XC bersifat induktif yang terjadi saat sudut fase positif. Di mana pada saat sudut fase positif yang terjadi adalah tegangan v mendahului arus i. Sehingga gambar gelombang sinus yang dihasilkan sesuai pada pilihan C Baca Juga Cara Membaca Hasil Pengukuran dengan Amperemeter dan Voltmeter Contoh 3 – Soal Rangkaian RLC Rangkaian RLC seri dengan R = 200 ohm, XL = 150 ohm, dan XC = 300 ohm dihubungkan dengan generator yang membangkitkan tegangan V = 120√2 sin 100πt volt dengan t dalam sekon. Daya yang diserap rangkaian adalah ….A. 46 WB. 40 WC. 34 WD. 23 WE. 18 W PembahasanBerdasarkan keterangan yang diberikan pada soal dapat diperoleh beberapa informsi seperti berikut. Hambatan R = 200 ohmReaktansi induktif XL = 150 ohmReaktansi kapasitif XC = 300 ohmTegangan maks Vmax = 120√2 voltTegangan efektif Vef = Vmax/√2 Vef = 120√2/√2 = 120 volt Menghitung impedansi Z Menentukan besar faktor daya pfpf = R/Zpf = 200/250 = 4/5 = 0,8 Menghitung daya yang diserap rangkaian Jadi, daya yang diserap rangkaian adalah 46 A Contoh 4 – Daya pada Rangkaian RLC Seri Rangkaian seri RLC dengan nilai R = 30 ohm, L = 40 mH, dan C = 50 μF dihubungkan pada sumber listrik. Rangkaian ini akan beresonandi pada frekuensi .…A. 10/π√10 HzB. 250/π√2 HzC. 40√10 HzD. HzE. Hz PembahasanCara menghitung frekuensi resonansi f0 pada rangkaian RLC seri dengan nilai R = 30 ohm, L = 40 mH = 4×10-2 H, dan C = 50 μF = 5×10-5 F sesuai dengan cara penyelesaian berikut. Jadi, rangkaian RCL seri akan beresonandi pada frekuensi 250/π√2 B Demikianlah tadi ulasan bentuk rangkaian RLC yaitu sebuah rangkaian listrik yang memuat tiga komponen yaitu resistor R, induktor L, dan kapasitor C. Terima kasih sudah mengunjungi idschooldotnet, semoga bermanfaat! muBaca Juga Percoaan untuk Mencari Hubungan Antara Kuat Arus dan Beda Potensial
Latihansoal Sebuah induktor mempunyai induktansi 0,05 H dihubungkan dengan sumber tegangan AC yang mempunyai tegangan V = 20 sin 120 𝝅 t. latihan soal Sebuah kapasitor 50 μF dihubungkan dengan sumber tegangan arus bolak-balik.Arus yang mengalir pada rangkaian adalah I = (4.sin100t) A. Tentukan persamaan tegangan ada kapasitor itu Diketahui Ditanya Kuat arus dalam rangkaian? Penyelesaian Besar Reaktansi kapaisitif Reaktansi kapasitif dipengaruhi oleh kecepatan anguler dan kapasitansi kapasitor, sehingga Besar Impedansi Rangkaian Impedansi merupakan hambatan total rangkaian. Pada rangkaian seri RC, impedansi dirumuskan Besar Kuat arus Dengan menggunakan hubungan antara impedansi, kuat arus, dan tegangan, di mana impendansi merupakan nilai perbandingan antara tegangan dan kuat arus maka Dengan demikian besar kuat arus 2 A. Jadi, jawaban yang tepat adalah D. .